Pentingnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota

Kota mempunyai luas dan batas tertentu. Permintaan akan pemanfaatan lahan kota yang terus tumbuh dan bersifat akseleratif untuk untuk pembangunan berbagai fasilitas perkotaan, termasuk kemajuan teknologi, industri dan transportasi. selain sering mengubah konfigurasi alami lahan, bentang alam perkotaan juga menyita lahan-lahan tersebut dan berbagai bentukan ruang terbuka lainnya. Kedua hal ini umumnya merugikan keberadaan RTH yang sering dianggap sebagai lahan cadangan dan tidak ekonomis. Di pihak lain, kemajuan alat dan pertambahan jalur transportasi dan sistem utilitas, sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan warga kota, juga telah menambah jumlah bahan pencemaran dan telah menimbulkan berbagai ketidak nyamanan di lingkungan perkotaan. Untuk mengatasi kondisi lingkungan kota seperti ini sangat diperlukan RTH sebagai solusi yang relatif lebih murah, aman, dan sehat.

Tata ruang kota penting dalam usaha untuk efisiensi sumberdaya kota dan juga efektifitas penggunaannya, baik sumberdaya alam maupun sumberdaya lainnya.
pengertian ruang terbuka hijau
Ruang-ruang kota yang ditata terkait dan saling berkesinambungan ini mempunyai berbagai pendekatan dalam perencanaan dan pembangunannya. Tata guna lahan, sistem transportasi, dan sistem jaringan utilitas merupakan tiga faktor utama dalam menata ruang kota. Dalam perkembangan selanjutnya, konsep ruang kota selain dikaitkan dengan permasalahan utama perkotaan yang akan dicari solusinya juga dikaitkan dengan pencapaian tujuan akhir dari suatu penataan ruang yaitu untuk kesejahteraan, kenyamanan, serta kesehatan warga dan kotanya.

Syaratnya berbagai kepentingan dari kota yang semakin sesak dengan jumlah penduduk dan makin bertambah kompleks aspek permasalahan kota menyebabkan keberadaan Ruang Terbuka Hijau sebagai paru-paru kota tinggal menunggu nasib dan waktu untuk Ruang Terbuka Hijau masih bisa tetap. Pemangkasan demi pemangkasan luasan Ruang Terbuka Hijau dan beralihnya lahan-lahan Ruang Terbuka Hijau menjadi fungsi peruntukan yang lain seperti pom bensin, pos polisi, Tempat Penampungan Sampah Sementara dan sebagian area malah telah menjadi gedung-gedung.

Manfaat Ruang Terbuka Hijau di Kota

Bahasan utama dari ketersediaan dan kelestarian RTH di kota yang perlu kita ketahui dan perbaiki adalah:
  • Dampak negatif dari suboptimalisasi RTH dimana RTH kota tersebut tidak memenuhi persyaratan jumlah dan kualitas (RTH tidak tersedia, RTH tidak fungsional, fragmentasi lahan yang menurunkan kapasitas lahan dan selanjutnya menurunkan kapasitas lingkungan, alih guna dan fungsi lahan) terjadi terutama dalam bentuk/kejadian :
    • Menurunkan kenyamanan kota: penurunan kapasitas dan daya dukung wilayah (pencemaran meningkat, ketersediaan air tanah menurun, suhu kota meningkat, dll).
    • Menurunkan keamanan kota.
    • Menurunkan keindahan alami kota (natural amenities) dan artifak alami sejarah yang bernilai kultural tinggi.
    • Menurunkan tingkat kesejahteraan masyarakat (menurunnya kesehatan masyarakat secara fisik dan psikis)
  • Lemahnya lembaga pengelola RTH
    • Belum terdapatnya aturan hukum dan perundangan yang tepat 
    • Belum optimalnya penegakan aturan main pengelolaan RTH 
    • Belum jelasnya bentuk kelembagaan pengelola RTH 
    • Belum terdapatnya tata kerja pengelolaan RTH yang jelas
  • Lemahnya peran stake holders
    • Lemahnya persepsi masyarakat
    • Lemahnya pengertian masyarakat dan pemerintah 
  • Keterbatasan lahan kota untuk peruntukan RTH
    • Belum optimalnya pemanfaatan lahan terbuka yang ada di kota untuk RTH fungsional
Semakin minim dan kurangnya pengadaan maupun pelestarian RTH sebagai paru-paru kota di Yogyakata jelas mempunyai pengaruh yang besar pada fungsi ekologis, dan fungsi tambahan (ekstrinsik) yaitu fungsi arsitektural, sosial, dan fungsi ekonomi. Ketertarikan akan pembahasan RTH sebagai paru-paru kota penting untuk dipublikasikan karena ini bertujuan untuk :
  1. Menunjukkan secara jelas fungsi pentingnya RTH sebagai paru-paru kota
  2. Upaya pengoptimalisasi keberadaan serta fungsi RTH sebagai paru-paru kota
  3. Untuk mengetahui kelayakan RTH di kota
Dari beberapa tujuan tersebut diharapkan fungsi kedepan, keberadaan dan kelayakan RTH sebagai paru-paru kota lebih memberikan dampak positif juga lebih dilestarikan serta dikembangkan sehingga kesulurahan manfaat RTH yang begitu besar dapat dirasakan maksimal oleh masyarakat umum.

0 Response to "Pentingnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota"

Post a Comment

Berikan komentar disini...