Belajar dari Kesuksesan Reklamasi di Negara Lain untuk Reklamasi Pantai Jakarta

Saat ini sudah banyak negara yang melakukan kegiatan reklamasi pantai. Kebanyakan dilakukan untuk memperluas daratan dan juga pariwisata. Dimana saat ini di Indonesia sedang hangat diperdebatkan mengenai reklamasi pantai Jakarta di era kepemimpinan Ahok, maka dari itu saya ingin membagi beberapa kasus reklamasi di negara lain agar dapat direfleksikan dengan kasus reklamasi pantai Jakarta saat ini.

Reklamasi Pantai Cao Fe Dian - China

China seperti halnya Jakarta, memiliki banyak pantai. Salah satunya adalah Pantai Cao Fe Dian. Pantai ini merupakan satu kawasan di pantai timur Beijing - China yang mengalami pertumbuhan cukup pesat seperti halnya Pantai Utara Jakarta.

Pantai ini berada pada posisi pesisir timur negara Cina atau di pantai barat laut Kuning. Laut Kuning menjadi kawasan perairan yang berkembang karena meningkatkannya aktivitas transportasi dan kegiatan ekonomi yang terjadi pada sisi-sisi pantainya (pantai barat : daratan dan pantai timur Cina), sehingga menjadi sebuah kawasan yang mendunia karena intensitas perkembangan kegiatan ekonominya.

Reklamasi di Cina diprioritaskan di pantai timur sebagai pengganti lokasi Kawasan Industri di Beijing. Pemerintah Cina ingin sukses dalam penyelenggaraan Olimpiade Beijing 2008, sehingga dilakukan pengaturan kembali bahkan relokasi kawasan-kawasan yang dinilai mengganggu transportasi dan potensial menimbulkan polusi. Pada sisi lain, pengaturan ruang yang lebih efisien (kompak).

Kebijakan pengaturan ruang pada kawasan-kawasan tertentu menjadi bagian dari upaya menyukseskan Olimpiade Beijing 2008. Penyelenggaraan reklamasi Pantai Cao Fe Dian dinilai strategis karena selain sebagai perluasan daratan yang ada, juga dinilai akan mampu bersaing dalam perkembangan kawasan Asia Pasifik.

reklamasi pantai china


Reklamasi pantai Cao Fe Dian dilakukan sekaligus dengan pembuatan kawasan industri berikat, pelabuhan dan FTZnya sehingga reklamasi ini juga akan memberikan nilai ekonomis. Total luas reklamasi sekitar 2.000 hektar. Hal-hal yang menonjol dari penyelenggaraan reklamasi di Cina adalah:
  1. Reklamasi dilakukan berdasar perencanaan yang matang, sistimatis, dan jelas pentahapan pembangunannya. Bagaimana dengan reklamasi pantai utara Jakarta ?
  2. Dukungan studi dari berbagai bidang kajian : sosial, ekonomi, budaya, teknis, lingkungan, dan lain-lain, agar tidak menimbulkan konflik berbagai kepentingan.
  3. Pembangunan elemen-elemen pembentuk ruang yang memiliki daya tarik kuat diprioritaskan pembangunannya, seperti kawasan pelabuhan dengan fasilitasnya, jalan raya, jaringan listrik, jalur kereta api, apartemen, dan lain sebagainya.
  4. Teknik pelaksanaannya terkesan sederhana dan efisien, karena menggunakan sistem polder dan pengurugan, menggunakan material pasir dari perairan laut setempat (dipindahkan dari sebelahnya, dengan demikian ada bagian (“pergerakan”) yang dalam dan ada pengurangan/pengisian).
  5. Pemanfaatan ruang hasil reklamasi diutamakan sebagai kawasan industri, pelabuhan, kawasan berikat, FTZ, dan permukiman dengan berbagai fasilitasnya.

Reklamasi di Song Do - Korea Selatan

Song Do terletak di pantai barat semenanjung Korea, di tepi sebelah timur laut Kuning, pada posisi yang nyaris berhadapan dengan kawasan reklamasi Cina, Cao Fe Dian, Tian Jin. Posisi ini strategis karena berada pada jalur sibuk dan zona pertumbuhan yang sedang berkembang, tidak hanya untuk Korea dan sekitarnya saja, akan tetapi kawasan Asia-Pasifik. 
Lokasi reklamasi ini berdampingan dengan lokasi Bandara Inchion, salah satu bandara internasional di Korea Selatan, yang terus dikembangkan.

reklamasi pantai korea


Lokasi reklamasi di Song Do ini memiliki luas keseluruhan 38.000 hektar, dan dibagi kedalam 3 (tiga) zona, yaitu : 
  1. Resort area, perkantoran, perhotelan, dan permukiman, seluas 24.000 hektar,
  2. Bandar Udara Internasional Incheon, seluas 4.000 hektar,
  3. Kawasan industri dan Free Trade Zone (IDFTZ), seluas 10.000 hektar. 
Hal-hal yang perlu dipelajari dari penyelenggaraan reklamasi di Korea Selatan ini adalah :
  1. Reklamasi ini dilakukan dalam skala besar (sebagai Kota Baru) dengan berdasar pada perencanaan yang matang, sistematis, jelas pentahapan pembangunannya, informatif karena ditampilkan dalam bentuk maket.
  2. Dukungan studi dari berbagai bidang kajian : sosial, ekonomi, budaya, teknis, lingkungan, dan lain-lain, agar tidak menimbulkan konflik berbagai kepentingan.
  3. Pembangunan elemen-elemen pembentuk ruang yang memiliki daya tarik kuat diprioritaskan pembangunannya, seperti kawasan pelabuhan dengan fasilitasnya, jalan raya, jaringan listrik, jalur kereta api yang langsung ke Bandara internasional Inchion, apartemen, dan lain sebagainya. 
    reklamasi korea
  4. Teknik pelaksanaannya terkesan sederhana dan efisien, karena menggunakan sistem polder dan pengurugan menggunakan material berupa pasir dari perairan laut setempat.
  5. Pemanfaatan ruang hasil reklamasi antara lain sebagai area perkantoran, pendidikan, industri, pelabuhan, permukiman penduduk dengan berbagai fasilitasnya.

Reklamasi di Kansai - Jepang

Kawasan Reklamasi Kansai memiliki luas kira-kira 10 kilometer persegi sebenarnya memiliki potensi kegempaan dan badai. Namun para ahli berusaha meminimalkan dampak dengan melakukan rekayasa teknologi. Kawasan reklamasi ini sekarang sebagian besar sudah jadi, antara lain telah dimanfaatkan sebagai perluasan pelabuhan laut, dan perluasan bandara internasional Kansai.

Dukungan prasarana, seperti jaringan jalan raya telah dibangun dengan sangat baik menghubungkan antara Kansai ke Kyoto dan kota-kota di sekitarnya. Kawasan reklamasi yang dibangun menjadi bandara Kansai bertujuan untuk menghindarkan keberatan-keberatan dari warga atas kebisingan suara pesawat udara, mengingat bandara ini memiliki kesibukan yang sangat tinggi.

reklamasi pantai Jepang

reklamasi pantai Jepang



Dari ketiga contoh kasus reklamasi di negara lain diatas, dapat ditarik pembelajaran bahwa reklamasi dilakukan sebagai alternatif pengembangan kawasan. Reklamasi dapat memberikan manfaat ekonomis, sekaligus memberikan nilai tambah pada pelestarian lingkungan. Berikut adalah hal - hal utama yang perlu direfleksikan untuk kasus reklamasi pantai utara Jakarta agar Indonesia menjadi negara yang berhasil dalam melakukan reklamasi.
  1. Reklamasi yang dilaksanakan di Cina, Korea Selatan, maupun Jepang adalah pekerjaan besar yang telah melalui proses perencanaan dan dukungan studi yang akurat dan teliti, dan tetap selalu mempertimbangkan kajian dampak lingkungan untuk mencegah kerusakan lingkungan akibat proses abrasi. Manajemen pelaksanaan pembangunannya rapi dan konsisten pada rencana yang telah dibuat, termasuk dalam pentahapan pembangunannya. Hal ini bisa terlaksana, karena memang negara-negara tersebut memiliki kemampuan Hi-tech dan dukungan perekonomian yang kuat serta menerapkan prinsip - prinsip pembangunan berkelanjutan.
  2. Sistem jaringan infrastruktur di ketiga negara tersebut selalu menjadi prioritas pertama untuk dibangun pada kawasan reklamasi, dan jaringan ini selalu menghubungkan kawasan baru ke kawasan yang telah lebih dulu berkembang, sehingga terkesan membentuk satu sistem dalam kawasan yang lebih besar (tidak secara eksklusif memisahkan diri menjadi kawasan tersendiri). Sedangkan kecenderungan di Jakarta, suatu kawasan baru terkesan eksklusif dibanding kawasan sekitarnya.
  3. Reklamasi juga bukan praktek yang sempurna. Selain membawa keuntungan, reklamasi juga bisa mengakibatkan berbagai dampak negatif terhadap sosial dan lingkungan kawasan. Oleh karena itu, sebelum kegiatan reklamasi di pantai utara Jakarta dilaksanakan, mutlak diperlukan dukungan studi dari berbagai aspek kajian, seperti aspek sosial budaya, aspek ekonomi, aspek lingkungan, aspek teknis, aspek transportasi, dan lain sebagainya.
  4. Rencana reklamasi seyogyanya masuk dalam dokumen penataan ruang yang memiliki kekuatan hukum yang kuat dan mengikat (Perda, Peraturan Presiden, atau PP). Tahapan pembangunan harus jelas dan konsisten. Reklamasi pantai bukan praktek yang ”terlarang/haram”, karena reklamasi dapat direkomendasikan sebagai salah satu alternatif pembangunan, khususnya untuk mencari ruang yang sesuai dan layak (appropiate). Demikian juga untuk reklamasi pantai utara Jakarta kiranya perlu agar disusun peraturan atau dokumen penataan ruang yang legal untuk menghindari penyimpangan terhadap azas - azas penataan ruang.

0 Response to "Belajar dari Kesuksesan Reklamasi di Negara Lain untuk Reklamasi Pantai Jakarta"

Post a Comment

Berikan komentar disini...