Pengelolaan Lingkungan Daerah Aliran Sungai atau DAS

Definisi pengelolaan lingkungan hidup adalah usaha menyeluruh dalam pemanfaatan, penataan, pemeliharaan, pengawasan, pengendalian, pemulihan, dan pengembangan lingkungan hidup. Manfaat pengelolaan lingkungan hidup menjadi penting di zaman ini untuk menjaga dan mengantisipasi degradasi kualitas lingkungan bagi kehidupan manusia.


daerah aliran sungai

Menurut UU No. 23/Tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup pada pasal 1 ayat 2 menyebutkan bahwa pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijakan penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, pengawasan, dan pengendalian lingkungan hidup.


Daerah Aliran Sungai atau DAS secara umum didefinisikan sebagai suatu hamparan wilayah/kawasan yang dibatasi oleh pembatas topografi yang menerima, mengumpulkan air hujan, sedimen dan unsur hara serta mengalirkannya melalui anak-anak sungai dan keluar pada sungai utama ke laut atau danau.

Menurut UU No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air, wilayah sungai merupakan gabungan dari beberapa DAS. Sedangkan sistem alur sungai (gabungan antara alur badan sungai dan alur sempadan sungai) merupakan sistem river basin yang membagi daerah aliran sungai menjadi beberapa sub yang lebih kecil. Oleh karenanya segala perubahan yang terjadi di daerah aliran sungai (DAS) akan berakibat pada alur sungai.

Pada pengelolaannya, daerah aliran sungai atau DAS dipandang sebagai suatu kesatuan sumber daya darat. Pengelolaan sumberdaya berpokok pada hubungan antara kebutuhan manusia dan ketersediaan sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan itu. Pengelolaan diperlukan, baik apabila ketersediaan sumberdaya tidak mencukupi untuk memenuhi seluruh kebutuhan, maupun jika ketersediaannya melimpah.

Penghijauan merupakan salah satu tindakan dalam pengelolaan daerah aliran sungai atau DAS sebagai sumberdaya darat. Penghijauan perlu dikaitkan dengan tindakan-tindakan lain yang relevan untuk memperoleh hasil yang memadai. Penghijauan beserta tindakan-tindakan penunjang atau pelengkapnya pada asasnya bertujuan mengatur atau mengendalikan “status quo” daerah aliran sungai atau DAS ke arah yang dikehendaki, atau untuk mencegah “status quo” beralih ke arah yang tidak dikehendaki.

Sungai yang ekosistem yang ada di sekitarnya merupakan sebuah kekayaan hayati yang tak ternilai harganya. Tidak hanya untuk diberdayakan bagi generasi saat ini, tapi juga untuk dapat terus dinikmati oleh generasi yang akan datang. Pemeliharaan sungai merupakan suatu akitivitas yang mutlak mendapat perhatian dari berbagai pihak. Yang dimaksud dengan pemeliharaan sungai adalah segala usaha yang bertujuan untuk menjaga kelestarian fungsi sungai. Pemeliharaan tersebut meliputi: pemeliharaan sungai itu sendiri, misalnya pengerukan dasar sungai atau muara sungai sebagai akibat dari pendangkalan sungai karena pembuangan sampah ke sungai dan juga pemeliharaan bangunan-bangunan dalam rangka perbaikan dan pengaturan sungai seperti tanggul dan perkuatan tebing sungai. Sungai perlu dipelihara agar keasliannya tetap terjaga karena tidak hanya untuk memberdayakan bagi generasi sekarang ini saja, tapi juga untuk dapat terus dinikmati oleh generasi yang akan datang.

0 Response to "Pengelolaan Lingkungan Daerah Aliran Sungai atau DAS"

Post a Comment

Berikan komentar disini...