Komponen Penyusun Jalan Perkotaan

Bangunan


Bangunan merupakan sesuatu yang dibangun atau didirikan dengan desain dan konstruksi bangunan tertentu.
komponen jalan



Landmark


Landmark adalah suatu unsur karakter penunjang setiap lingkungan atau kota yang dapat menimbulkan kesan tersendiri dari lingkungan atau kota tersebut bila dilihat dan dipandang oleh seseorang. Landmark merupakan elemen terpenting dari bentuk kota, karena berfungsi untuk membantu orang dalam mengarahkan diri dari titik orientasi untuk mengenal kota itu sendiri secara keseluruhannya dan kota-kota lain.

landmark jalan


Fungsi Landmark secara umum adalah :
  1. Sebagai orientasi (titik reverensi) kota.
  2. Sebagai struktur aktivitas kota.
  3. Sebagai pengarah rute pergerakan.
  4. Sebagai tanda atau ciri suatu kota.

Jalan


Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berfungsi sebagai sarana penghubung dari suatu tempat ke tempat lainnya.

Jalur Pedestrian atau Trotoar


Jalur Pedestrian adalah salah satu fasilitas pelengkap jalan terpenting (street furniture). Jalur pedestrian merupakan fasilitas bagi para pejalan kaki dalam melintasi sepanjang jalan. Jalur pedestrian biasanya berada di pinggir jalan dengan membuat lebih tinggi permukaannya dari jalan yang sering disebut trotoar. Tujuan utama jalur pedestrian atau trotoar adalah memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pejalan kaki dan berfungsi dengan baik sebagai jalur pejalan kaki. Jalur pedestrian yang baik memiliki syarat-syarat sebagai berikut:
  1. Memberi perlindungan dan keamanan bagi pejalan kaki.
  2. Memberikan kemudahan pada pejalan kaki.
  3. Menghubungkan dengan baik satu tempat dengan tempat lain.
  4. Memberi kenyamanan saat berjalan bagi pejalan kaki.
  5. Memberi ruang yang cukup luas untuk berjalan kaki, baik saat sendiri atau apabila harus berhadapan dengan pejalan kaki dari arah berlawanan.
  6. Peduli atau perhatian pada budaya pengguna jalur pedestrian (pejalan kaki).
  7. Peduli terhadap pejalan kaki yang memiliki keterbatasan (penyandang cacat).
  8. Memperhatikan iklim setempat (misal pada iklim tropis; rimbunnya pepohonan membantu melindungi pejalan kaki dari teriknya matahari atau rintiknya hujan).
  9. Merespon terhadap konteks lingkungan dimana jalur pedestrian tersebut berada. Jalur pedestrian dapat dirancang mengikuti tema kawasan / lingkungan.
  10. Menarik atau atraktif dalam membuat rancangan jalur pedestrian (permukaan bidang jalur pedestrian dapat dibuat pola-pola tertentu. Pada beberapa tempat diberi ruang-ruang untuk beristirahat sejenak sebelum meneruskan perjalanan dengan pola yang berbeda sehingga tidak membosankan).

Devider


Divider adalah salah satu fasilitas jalan yang disediakan pada jalan – jalan yang memiliki luas yang cukup lebar. Divider merupakan salah satu fasilitas untuk menertibkan lalu lintas. Dengan adanya devider maka kendaraan bermotor cenderung tidak berlalu lintas menggunakan jalur yang lain. 

Drainase


Drainase adalah sistem saluran pembuangan air hujan yang menampung dan mengalirkan air hujan dan air buangan yang berasal dari daerah terbuka maupun dari daerah terbangun. Bila dilihat dari fungsinya, drainase ini untuk menampung, mengalirkan, dan memindahkan air hujan secepat mungkin dari daerah tangkapan ke badan penerima. Saluran drainase merupakan salah satu fasilitas pendukung jalan yang penting. Drainase dapat digunakan untuk mengalirkan air hujan dan limbah cair yang dapat merusak kualitas perkerasan jalan berupa aspal apabila terjadi penggenangan.

Kanopi


Kanopi adalah sebagai suatu pelindung diatas kepala yang dapat menjadi naungan atau tempat berteduh., alat proteksi terhadap berbagai elemen yang mengganggu. Pada sepeda motor, kanopi dapat berfungsi sebagai pelindung pengendara dari panas ataupun hujan.

Pertamanan


Pertamanan berfungsi sebagai estetika dan menjaga kualitas udara di kawasan jalan. Pohon-pohon yang dapat ditanam adalah pohon yang mempunyai nilai estetika seperti teh-tehan, pohon cemara, anggrek dan sebagainya.

Reklame


jalan chinatown

Reklame adalah benda, alat, perbuatan atau media yang menurut bentuk dan corak ragamnya untuk tujuan komersial, dipergunakan untuk memperkenalkan, menganjurkan atau memujikan suatu barang, jasa atau orang, ataupun untuk menarik perhatian umum kepada suatu barang, jasa atau orang yang ditempatkan atau yang dapat dilihat, dibaca dan/atau didengar dari suatu tempat oleh umum, kecuali yang dilakukan oleh Pemerintah.

Tempat Parkir


Parkir adalah keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang bersifat sementara karena ditinggalkan oleh pengemudinya. Secara hukum dilarang untuk parkir di tengah jalan raya namun parkir di sisi jalan umumnya diperbolehkan. Fasilitas parkir dibangun bersama-sama dengan kebanyakan gedung, untuk memfasilitasi kendaraan pemakai gedung. Termasuk dalam pengertian parkir adalah setiap kendaraan yang berhenti pada tempat-tempat tertentu baik yang dinyatakan dengan rambu lalu lintas ataupun tidak, serta tidak semata-mata untuk kepentingan menaikkan dan/atau menurunkan orang dan/atau barang. 

Pedagang Kaki Lima atau PKL


Pedagang Kaki Lima atau disingkat PKL adalah istilah untuk menyebut penjaja dagangan yang menggunakan gerobak. Istilah itu sering ditafsirkan demikian karena jumlah kaki pedagangnya ada lima. Lima kaki tersebut adalah dua kaki pedagang ditambah tiga "kaki" gerobak (yang sebenarnya adalah tiga roda atau dua roda dan satu kaki). Saat ini istilah PKL juga digunakan untuk pedagang di jalanan pada umumnya.Sebenarnya istilah kaki lima berasal dari masa penjajahan kolonial Belanda. Peraturan pemerintahan waktu itu menetapkan bahwa setiap jalan raya yang dibangun hendaknya menyediakan sarana untuk pejalanan kaki. Lebar ruas untuk pejalan adalah lima kaki atau sekitar satu setengah meter.

badan jalan PKL





0 Response to "Komponen Penyusun Jalan Perkotaan"

Post a Comment

Berikan komentar disini...