Pengantar Umum Perencanaan

perencanaan

Berikut adalah definisi perencanaan dari beberapa ahli:

  • Perencanaan adalah usaha sadar, terorganisir, dan terus menerus guna memilih alternatif terbaik dari sejumlah alternatif untuk mencapai tujuan tertentu (Waterson, 1965)
  • Perencanaan sebagai satu proses untuk menentukan tindakan berorientasi ke masa depan melalui serangkaian pilihan-pilihan (Faludi, 1973)
  • Perencanaan adalah proses aktivitas berkelanjutan dan memutuskan apa yang dapat dilakukan dan diinginkan untuk masa depan, serta bagaimana untuk mencapainya (Melville Branch, 1980)
  • Perencanaan adalah penyusunan rangkaian tindakan secara berurutan yang mengarah pada pencapaian tujuan (Peter Hall, 1992)

Berdasarkan definisi-definisi perencanaan diatas, maka dapat dijabarkan bahwa: 
  • Perencanaan berorientasi pada perubahan atau perbaikan karena perencanaan dilakukan karena adanya ketidakpuasan terhadap obyek perencanaan yang dianggap sebagai persoalan atau problem. Oleh karena itu perencanaan berorientasi kepada perbaikan yang secara sadar diinginkan dan berupaya agar terjadi perbaikan yang sistematis dan diinginkan. Jadi, perencanaan sudah pasti bukan suatu usaha trial and error
  • Perencanaan sebagai alat mencapai tujuan. Perencanaan dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu (tentunya sesuatu yang lebih baik) maka berorientasi pada tindakan. Tujuan yang diinginkan dapat menyelesaikan persoalan jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang. Yang menjadi subyek persoalan dapat berupa: siapa tujuannya, siapa yang berhak merumuskan tujuan, dan apakah tujuan tersebut dirumuskan dengan benar dan adil. 
  • Perencanaan selalu berorientasi ke MASA DEPAN (jangka pendek, menengah, panjang) sehingga melibatkan forecasting, predicting, assessing, dan analisis tentang segala kemungkinan yang terjadi atau dapat dilakukan di masa depan. Perencanaan menggunakan teknik-teknik untuk menekan resiko atau dampak yang kemungkinan terjadi di masa depan. Karena berorientasi ke depan, perencanaan menyangkut pula penjadwalan tindakan-tindakan secara logis, bertahap, berkesinambungan, sesuai dengan rangkaian sasaran atau target untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, perencanaan sering dikritik sebagai utopian dan tidak realistis. Namun orientasi ke depan perencanaan merupakan kekuatan perencanaan 
  • Perencanaan berarti melakukan pilihan-pilihan dan pengambilan keputusan dari berbagai alternatif, masing-masing dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya. 
  • Perencanaan berarti pengalokasian sumberdaya. Hal itu diperlukan karena sumber daya terbatas, sementara peruntukan atau kebutuhannya beragam. Perencanaan bertujuan meningkatkan efisiensi atau optimalisasi pemilikan dan pemanfaatan sumber daya yang adil dan efisien. Oleh karena itu, maka data dan informasi mengenai sumberdaya merupakan aspek penting dalam perencanaan. Dalam situasi krisis sumberdaya sebagaimana saat ini, tantangan perencanaan adalah bagaimana keberlanjutan sumberdaya terjamin. 
  • Perencanaan berorientasi kepada kepentingan publik atau kolektif sehingga harus memperhatikan dan menjamin kepentingan publik dan peran perencanaan adalah untuk menyatukan kepentingan publik yang bermacam-macam tersebut dapat dirumuskan. Perencanaan disini dapat diartikan sebagai proses intervensi publik atas pemanfaatan sumberdaya. 
  • Perencanaan adalah proses yang terus menerus dan tidak hanya menekankan pada ‘produk’ melainkan juga proses. Penilaian atas sukses tidaknya satu perencanaan diukur baik dari ‘proses’ maupun ‘produk’. Proses yang baik belum tentu menjamin produk yang baik, demikian pula sebaliknya Sebagai satu proses, perencanaan terkait erat dengan siklus management. 

Manfaat Perencanaan

  • Perencanaan menjamin perubahan atau perbaikan atau penyelesaian persoalan;
  • Perencanaan bermanfaat untuk merumuskan dan mencapai satu tujuan tertentu;
  • Perencanaan diperlukan untuk menjamin kepentingan publik atau kolektif;
  • Perencanaan dapat mengurangi eksternalitas, mengoreksi kegagalan atau ketidak sempurnaan pasar;
  • Perencanaan dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya;
  • Perencanaan dapat mengurangi ketidakadilan.
  • Mengarahkan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi secara umum (economic planning; employment planning);
  • Menjamin pelayanan publik atau masyarakat (public housing, education);
  • Investasi di daearah-daerah yang kurang menguntungkan bagi sektor swasta (infrastructure planning);
  • Memberi subsidi atau insentip pada sektor swasta dan masyarakat (sectoral planning al: tourism planning, urban redevelopment etc.)

Elemen Utama Perencanaan

  • Perumusan atau identifikasi persoalan atau problem;
  • Perumusan tujuan atau goals setting;
  • Penjabaran dan pemilihan alternatif-alternatif tindakan atau alternative means;

Tradisi Perencanaan

  • Perencanaan sebagai “Reformasi Sosial”
  • Perencanaan sebagai “Analisis Kebijaksanaan”
  • Perencanaan sebagai “Pembelajaran Sosial”
  • Perencanaan sebagai “Mobilisasi Sosial”
Demikian pengantar umum dan singkat mengenai perencanaan..

0 Response to "Pengantar Umum Perencanaan"

Post a Comment

Berikan komentar disini...